Saturday, February 12, 2005
Sebelum terlena –hijjaz-


Sebelum mata terlena
Di buaian malam gelita
Tafakur ku di pembaringan
Mengenangkan nasib diri


Yang kerdil lemah dan bersalut dosa
Mampukah ku mengharungi
Titian sirat nanti
Membawa dosa yang menggunung tinggi
Terkapai kumencari limpahan hidayahMu
Agar terlerai kesangsian hati ini
Sekadar airmata
tak mampu membasuhi dosa ini


Sebelum mata terlena
Dengarlah rintihan hati ini
Tuhan beratnya dosaku
Tak daya kupikul sendiri
Hanyalah rahmat dan kasih sayangMu
Yang dapat meringankan
hulurkan maghfirahMu
Andainya esok bukan milikku lagi
Dan matapun ku tak pasti akan terbuka lagi


Sebelum berangkat pergi ke daerah sana
Lepaskan beban ini
Yang mencengkam jiwa dan ragaku


Selimuti diriku dengan sutra kasih sayangMu
Agar lena nanti
Ku mimpikan syurga yang indah abadi


Pabila kuterjaga dapat lagi kurasai
Betapa harumnya wangian syurga firdausi
oh Ilahi


Di sepertiga malam
Sujudku menghambakan diri
Akan ku teruskan pengabdianku
PadaMu